Selasa, 04 Februari 2014

YANDOELS SI HUMBLE YANG JADI INSINYUR

Seingat saya ketika kami masih duduk di bangku SD dan MD (Madrasah) dia hanya beberapa kali saja mengalahkan saya dalam ranking, tentu rangking saya lebih baik dari dia :)
Hanya saja ketika kami melanjutkan sekolah ke SMP, dia menjadi lebih pandai dari saya, saya sich bukan jadi bodoh, mungkin saya terlalu jenuh hidup dengan serangkaian teori dan hapalan yang bagi saya tida penting. (Ngeles mungkin saya ya)
 
Dia itu, humble.. tidak congkak, dan pastinya ganteng. Yang saya ingat dengan dia, saat kami masih kecil (semut kali) sering bermain di sawah, nyuri mangga bersama kawan-kawan sambil belajar kelompok diatas batu di tengah- sawah. Itulah tempat indah bernama palasah, bukan plaza ya tapi palasah, ini nama sawah atau kebun di tempat kami.
 
Saat itu diarah selatan kebun, ada Tower yang didiami burung yang kalo diisengin suka nyamber-nyamber..
Hidup ini singkat, saya sibuk dengan dunia saya, dia pun ini sudah menjadi Insinyur sibuk dengan dunianya. Catatan ini hanya catatan kecil yang sebenarnya tidak bisa mewakili persahabatan kami dahulu dan hingga sekarang (meskipun jarang ketemu).
 
Saya dededikasikan catatan kecil ini, karena ternyata hidup ini singkat..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar